Prosedur Perawatan Gorden Rumah Sakit

Ditinjau oleh: Praktisi Pencegahan & Pengendalian Infeksi (PPI) & Manajemen Fasilitas RS

Sebagai salah satu permukaan yang paling sering tersentuh (high-touch surface), tirai penyekat di ruang perawatan berpotensi menjadi reservoir mikroorganisme patogen. Bagi tim Housekeeping dan IPSRS, menjaga kebersihan gorden medis tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan akreditasi, tetapi juga mengenai efisiensi biaya operasional jangka panjang.

Protokol Sanitasi Berdasarkan Karakteristik Bahan

Metode pembersihan gorden medis harus disesuaikan dengan jenis bahannya agar fungsi pelindungnya tidak cepat rusak:

  • Bahan Full PVC (Area Risiko Tinggi / UGD & ICU)

Terapkan metode on-site sanitization. Semprotkan cairan disinfektan (hospital-grade) atau larutan klorin, lalu usap dengan kain mikrofiber. Prosedur ini tidak memerlukan pencopotan tirai, sehingga meminimalkan downtime (kekosongan) tempat tidur pasien.

  • Bahan Polyester Anti-Bakteri (Area Rawat Inap & Poli)

Lakukan pencucian berkala menggunakan mesin cuci suhu sedang (maksimal 60°C) dengan deterjen netral. Hindari pemutih berbahan kimia keras agar lapisan coating anti-bakteri pada serat kain tidak terkikis.

Indikator Waktu Penggantian & Pencucian

Berdasarkan standar keselamatan pasien (patient safety), gorden medis wajib disterilkan atau diganti pada kondisi berikut:

  1. Jadwal Rutin: Setiap 3 hingga 6 bulan sekali untuk area rawat inap umum.
  2. Kondisi Insidental: Segera dicuci/diganti jika terkena cipratan darah, cairan tubuh, atau sekret medis.
  3. Pasca Pasien Isolasi: Wajib diganti dan disterilisasi total setiap kali pasien kasus penyakit menular selesai dirawat (terminal cleaning).

Solusi Tirai Medis Tahan Lama & Mudah Dirawat

Optimalkan anggaran operasional rumah sakit Anda dengan produk gorden medis bersertifikat resmi. Hubungi tim ahli kami untuk konsultasi spesifikasi material, jadwal survei lokasi, dan sampel bahan gratis!